skip to main |
skip to sidebar

Ayah…kata mereka (Yahudi) engkau seorang penjahatPadahal sebenarnya engkau bukan seorang penjahatAyah…!! Mengapa mereka menjauhkan Engkau darikuMereka menangkapmu tanpa memberi kesempatanUntuk menciumku walaupun hanya untuk sekali sajaAtau untuk mengusap air mata ibuIbu…!! Aku melihat air mata di kelopak matamu di setiap pagi,Apakah Palestina tidak berhak diberi pengorbanan…?Setiap hari aku bertanya pada MatahariIbu.., Apakah Ayah akan kembali pada suatu hariAtaukah dia akan pergi selamanya sampai hari kiamatAtau dia akan mengusap air mata ibu yang terus menetes setiap hari..?Wahai ayah dimanakah engkau..?Ooohh bayi-bayi yang dijajah..Kini telah datang hari raya baru menggantikan hari raya tahun laluDan bayi baru pun terlahir setelah bayi yang itu,Dan para Syuhada berguguran setelah gugurnya Syahid yang laluSedang ayah masih disembunyikan dibalik jeruji besiDalam sel yang mengerikan yang tidak layak dihuni oleh manusiaMana hari kemenangan dan kehancuran penjara-penjara besi itu..?,Malulah kalian……Malulah kalian……Malulah kalian……Aku ingin Ayah pulang.Aku ingin Ayah pulang.Aku ingin Ayah pulang.
(Sajak ini ditulis untuk mengenang terbunuhnya Shafia, bocah Palestinaberumur tiga tahun yang ditembak tentara Israel beberapa hari setelahtertembaknya Muhammad Al Dorrah )Ketika seorang ibu Palestina melahirkan anaknyaIa lantunkan suara adzan di telinga kanannyaDan pangggilan qamat di telinga kirinyaLantas ia tanamkan sebuah pesan suci dalam hatinya?Anakku, ayo sebut nama Allah,Cepatlah bangkit, ambillah surgamu, ambillah mahkotamuYang dirampas ular bersisik bintang setan bernama ?Israel durhaka.? Anakku, Ular itu menjijikkan ibumu, Ular itu menjijikkan seluruh umat manusia Ular itu meresahkan dunia Cepat bunuh dia, rajam dia dengan batu-batu neraka. Anakku, ayo sebut nama Allah, Cepatlah bangkit, ambil batu-batu itu rebutlahlah surgamu, rebutlah mahkotamu Jangan ragu ! Jika kau mundur setapak saja Melawan Israel durjana Yang telah berabad-abad menjadi musuh Tuhanmu, Menjadi musuh nabimu, Menjadi musuh ibumu, Menjadi musuh ayahmu, Dan menjadi musuh saudara-saudaramu seluruh umat manusiaJangan kau sebut aku ini ibumu.? Seketika itu satu juta pahlawan Palestina terciptaDengan keberanian luar biasaDengan dada merah menyalaBergerak bersama-samaBersenjata batu-batu nerakaSiap melumat Israel durjana sejadi-jadinyaTanpa sisa.